Album  : To The Metal

Artis     : Gamma Ray

Label    : Ear Music/Edel Germany, 2010

uncluster-to the metalAwal tahun 2010 merupakan saat dimana band-band power metal Eropa merilis album terbaru, salah satunya  band pengusung speed/power metal papan atas asal Jerman yang didirikan oleh pendiri sekaligus mantan personil Helloween, Kai Hansen yaitu Gamma Ray merilis album terbaru atau album kesepuluh dengan titel To The Metal, yang dirilis bertepatan dengan musim dingin yaitu 29 Januari 2010.

Kali ini Gamma Ray bernaung dibawah label Ear Music/Edel Germany setelah sebelumnya mereka berada di bawah label Noise International/Sanctuary dan Steamhammer/SPV. Album yang pengerjaannya dilakukan pada musim gugur 2009 kemarin di High Gain Studio (studio milik Kai Hansen) di Hamburg, Jerman ini masih diperkuat oleh Kai Hansen (guitar, vocal), Henjo Richter (guitar, keyboard), Dirk Schlachter (bass) dan  Dan Zimmermann (drum), ini adalah personil tersolidnya Gamma Ray sejak album Somewhere Out In Space atau album kelima dirilis pada tahun 1997.

Masih mengambil tema seputar fantasi, politik dan keyakinan untuk penulisan liriknya, mereka masih memperlihatkan ciri khas speed/power metal ala Jerman yang powerful dan tentunya sangat ditunggu oleh para fans metal dunia. Dalam album ini mereka mempersembahkan sepuluh komposisi yang sangat apik, dimana komposisi yang bertitel ‘Rise’ merupakan track pembuka yang memperlihatkan duet riff-riff gitar yang cepat dalam permainan rhythm guitar, tempo drum yang masih mengandalkan power, perpaduan vokal juga backing vocal yang masih memperlihatkan karakter khas Gamma Ray, permainan duet melodi yang sangat dinamis serta permainan bass yang sangat liar mengukuti tempo drum juga gitar yang sangat cepat, it’s amazing!!!.

Sedikit mengurangi tempo terutama pada komposisi yang bertitel ‘Deadlands’, penggabungan  tempo heavy dan speed yang sangat dinamis mereka perlihatkan lewat karakter vokal Kai Hansen yang bisa memadukan tempo middle dan high serta permainan drum yang banyak memainkan kick double bass drum. Sementara itu ‘Mother Angel’ adalah komposisi dimana Gamma Ray banyak memainkan tempo medium seperti kebanyakan konsep heavy metal yang berkembang di pertengahan tahun 80an. Adapun konsep tersebut mereka buat agar komposisi dalam album To The Metal terdengar lebih variarif dan tidak monoton, walaupun duet melodi masih cukup bertebaran dalam komposisi tersebut. Selain komposisi yang mengandalkan tempo heavy, speed dan power, ada komposisi yang bernuansa ballad yaitu ‘No Need To Cry’, komposisi tersebut diciptakan oleh Dirk Schlachter yang menceritakan tentang kematian ayahnya. Dua komposisi berikut dimana penggabungan heavy/speed yang bertempo medium sangat jelas terdengar lewat komposisi bertitel ‘Empathy’ dan ‘To The Metal’ dimana melodinya sangat terpengaruh neoclassical 80an. Ada hal menarik dari album ini terutama pada komposisi yang bertitel ‘All You Need To Know’ dimana nuansanya sangat terpengaruh oleh konsep Helloween album Keeper Of The Seven Keys Part 1&2 dan di bagian reff-nya diisi oleh Michael Kiske (ex-Helloween+Ill Prophecy, Avantasia, Place Vendome, Unisonic).

“Saya sangat menyukai pribadi Kai Hansen, selain sama-sama berasal dari Jerman, Kai is stone in my heart. Saya telah melewati masa-masa terbaik Helloween bersama Kai Hansen. Ketika Kai meminta saya untuk menyanyikan bagian reff  ‘All You Need To Know’, kemudian saya mendengarkannya dan saya menyukai lagu tersebut, saya juga suka beberapa lagu di album tersebut tapi Kai Hansen hanya meminta saya untuk menyanyikan tersebut saja. Lagu tersebut adalah tipikal Kai Hansen, enerjik, sangat gembira juga tidak ada unsur negatif sama sekali,” komentar Michael Kiske.

Kemudian pada komposisi ‘Time To Live’, kita akan teringat pada konsep yang terdapat dalam album Land Of The Free II dimana dalam komposisi tersebut ada sedikit sentuhan epik yang membuat nuansanya terasa lebih heroik. Karena Gamma Ray identik dengan konsep speed/power metal, dua komposisi penutup yaitu ‘Shine Forever’ dan ‘Chasing Shadows’ merupakan komposisi yang sangat mengandalkan power baik dari riff-riff guitar, tempo drum, pattern vocal maupun cabikan bass tetapi sama sekali tidak memperlihatkan unsur kegelapan melainkan nuansa kegembiraan yang diperlihatkan dalam komposisi tersebut yang akan membuat orang merasa bersemangat jika menyimak komposisi berikut.

Untuk mempromosikan album To The Metal, Gamma Ray akan mengadakan tur keliling Eropa, Amerika Selatan yang akan didampingi oleh Freedom Call dan Secret Sphere. Seandainya mereka mengadakan tur Asia dan Australia, kita di Indonesia berharap bisa menunggu kedatangan mereka di Indonesia dan menyaksikan show mereka. Yang pasti album ini sebagai pengobat rasa rindu kita kepada Gamma Ray,  terakhir mereka merilis album pada tahun 2007, sementara itu komposisi yang mereka hasilkan jauh lebih baik dari sebelumnya dan album To The Metal dari Gamma Ray merupakan koleksi wajib untuk penggemar musik speed/power metal di awal tahun 2010 ini.

Sumber: Gugun

Download

Iklan