Metalium: Grounded (Chapter Eight)

Album : Grounded (Chapter Eight)

Artis    : Metalium

Label   : Massacre Records, 2009

unclusterJika banyak kritisi musik maupun penggemar konsep heavy/speed/power metal mengatakan album Incubus (Chapter Seven) tahun 2008 dari salah satu band papan atas  Jerman yaitu Metalium dinilai terlalu soft dari konsep sesungguhnya, maka di tahun 2009 ini tepatnya 25 September mereka merilis album terbaru yang diberi titel Grounded (Chapter Eight) berada dibawah label Massacre Records dengan konsep yang lebih heavy dari sebelumnya. Selain itu mereka pun kini bertambah satu personil yaitu Tolo Grimalt (ex Elikat guitarist) sebagai second guitarist di Metalium.

Dengan diperkuat oleh Henning Basse (vocal, keyboard), Mattias Lange (guitar), Tolo Grimalt (guitar), Lars Ratz (bass) dan  Michael Ehre (drums), dalam album ini boleh dikatakan Metalium cenderung menonjolkan permainan gitar baik dari segi sound maupun skill juga dari segi konsep bermusik mereka lebih mengarah ke heavy/speed metal. Sebelas lagu mereka kemas dalam album kedelapan ini, jika Anda simak komposisi yang diberi titel “Heavy Metal” dan “Light Of Day” sangat terasa sekali pengaruh New Wave Of British Heavy Metal-nya dimana pattern maupun beat-beat musik yang dihasilkan sangat terasa sekali nuansa metal 80-annya. Kemudian  komposisi yang diberi titel “Pay The Fee” sangat terasa sekali speed metal-nya dimana mereka bermain mengandalkan speed yang sangat dinamis, begitupun dari segi vokal, Henning Basse masih mampu mencapai nada-nada yang tinggi juga diikuti hentakan drum, raungan guitar dan dentuman bass yang sangat enerjik.

Sedikit menurunkan tempo, “Pharaoh Slavery” boleh dikatakan merupakan komposisi yang sangat terpengaruh oleh nuansa psycadelic rock dan dibalut oleh nuansa khas Mesir untuk menggambarkan situasi dimana kejayaan Firaun masih berkuasa di Mesir. Selain itu tak jauh dari konsep “Pharaoh Slavery”, mereka hadirkan satu komposisi medium heavy metal yaitu “Crossroad Overload” tetapi mereka masih memperlihatkan kekuatan dari segi vokal dan gitar. Kembali menaikkan tempo, “Falling Into Darkness” merupakan satu komposisi dimana scream vocal dari Henning Basse sangat terasa mendominasi dan didukung oleh riff-riff speed guitar yang sangat dahsyat terutama dalam melodinya terasa sekali permainan shredder guitar-nya juga kick double bass drum-nya sangat mantap. Dua komposisi lagi yang bernuansa medium heavy metal yaitu “Alone” dan “Loneny” akan mengingatkan kita akan konsepnya Accept di album Metal Heart maupun Balls To The Walls dimana perpindahan era hard rock ke heavy metal sangat terasa. Tak lengkap rasanya jika band-band heavy/speed memuat komposisi slow/ballad, maka dari itu mereka pun mempersembahkan satu komposisi slow yang bertitel “Borrowed Time” walaupun masih memperlihatkan karakter yang kuat dari vokal dan permainan gitar tetapi tidak memperlihatkan bahwa lagu tersebut adalah lagu slow/ballad yang cengeng.

Sumber:  Guntur ‘GMR’

Download

Iklan